Tanaman Hidroponik Mengalami Etiolasi? Ini Penyebab dan Solusinya

Tanaman Hidroponik Mengalami Etiolasi? Ini Penyebab dan Solusinya
58 view • 29 November 2022

Picture by : freepik.com • Post by : [email protected]

Halo sobat hidroponik, apa kabarnya, mudah - mudahan dalam keadaan sehat selalu. Perkembangan hidroponik memang beberapa belakangan ini sangat meningkat, apalagi di dukung informasi - informasi melalui jejaring sosial, maupun komunitas, ini sangat membantu bagi pemula yang ingin bercocok tanam dengan sistem hidroponik.

Dalam menjalankan pertanian dengan sistem hidroponik tentu ada mengalami hambatan dan masalah yang timbul, seperti gagal panen, gagal semai, gagal tumbuh dan sebagainya, bisa saja terjadi karena beberapa hal, kondisi air, nutrisi, sistem yang di gunakan, bibit dan lain sebagainya.

Baca juga Pilih mana Sistem Hidroponik DPT atau NFT, Yuk cek Disini

Etiolasi pada tanaman hidroponik merupakan masalah serius, karena ini akan berkaitan dengan pertumbuhan selanjutnya, sebenarnya etiolasi itu apa sih, etiolasi bisa disebut kutilang (kurung tinggi langsing) yaitu tanaman yang disebabkan kurangnya sinar matahari di tempat gelap, ciri-cirinya kondisi tumbuhan lemah, batang tidak kokoh, tinggi kurus dan pucat.




Penyebab Etiolasi pada Tumbuhan


Sudah  kita jelaskan apa itu etiolasi pada tumbuhan di atas, jadi kita perhatikan, mungkin Anda pernah melihat tanaman atau tumbuhan yang mengalami etiolasi disebabkan oleh minimnya cahaya yang menyinari tumbuhan tersebut, alias lokasi tumbuhnya sangat gelap, umumnya tumbuhnya sangat cepat, akan tetapi tumbuhan tersebut tidak mengalami proses yang namanya fotosintesis sehingga terjadinya krisis pada pembentukan klorofil pada daun.

Berbeda dengan semai benih tanaman hidroponik yang membutuhkan tempat gelap, akan tetapi pada saat benih sudah mengalami pecah/sprout/tunas, maka Anda harus langsung pindahkan nampan semai ke lokasi yang langsung kena sinar matahari, agar benih yang tunas tidak mengalami etiolasi.


Solusi Tumbuhan yang Terkena Etiolasi


Tanaman hidroponik yang sudah mengalami etiolasi, hal yang perlu dilakukan adalah membuka ruang untuk masuknya sinar matahari ke tumbuhan, agar proses fotosintesis berjalan dengan normal, nah efeknya jika tumbuhan yang langsung terkena sinar matahari awal - awalnya akan mengalami layu, disebabkan sebelumnya tidak pernah terkena sinar matahari.

Tanaman hidroponik yang mengalami etiolasi akan mengalami perlambatan pertumbuhan, karena harus beradaptasi dengan kondisi yang baru, dan bisa terjadi mati, akibat gosong terkena sinar matahari.

Pada kasus etiolasi tanaman hidroponik, kebanyakan dari para petani tidak melanjutkan fase tanamnya, karena bisa merusak siklus panen dan penggunaan nutrisi yang boros, karena tanaman hidroponik di awal yang mengalami etiolasi di anggap gagal. Dari berbagai informasi para senior - senior yang bekecimpung di dunia hidponik, pada saat awal - awal semai dan benih sudah mengalami pecah/sprout/tunas, maka nampan semai harus di pindahkan ke tempat sinar matahari yang cukup.



Sinar matahari yang bagus itu adalah di pagi hari, jadi pastikan tanaman hidroponik Anda terkena sinar matahari pagi, posisi inilah yang menjadikan tanaman kita itu berkembang dengan baik, apalagi sinar mataharinya full dari pagi hingga ke sore hari menyinari tanaman. Untuk menghindari panas berlebih Anda bisa gunakan plastik UV di atasnya, agar tanaman tidak gosong atau layu akibat sinar matahari yang berlebih.



Demikian tips ini kami bagikan, terima kasih telah berkunjung di blog kami, semoga bermanfaat.





Artikel Terkait


Ada 0 Komentar di "Tanaman Hidroponik Mengalami Etiolasi? Ini Penyebab dan Solusinya"


Tinggalkan Komentar Disini